blog content header Band

Ijazah Ditahan, Lapor Kemendikbud Saja!

pak nuh

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan jika para pelajar ijazahnya ditahan pihak sekolah, segera melapor ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Kalau ada ijazah masih ditahan, sampaikan kepada Kemendikbud. Kasih alamatnya! Kami akan terjun ke lapangan lalu diselesaikan, tidak boleh ada penyanderaan," tegasnya, di Ruang Kerja Mendikbud, Gedung A, Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Selain itu, Nuh menambahkan, jika ada kewajiban sekolah yang belum ditunaikan oleh para pelajar, maka jangan sampai tidak melanjutkan sekolah.

"Dinas pendidikan sudah tahu ijazah itu sudah melekat untuk menarik melunasi kewajibannya, yaitu untuk menebus ijazah. Itu model sandera, kita buat tradisi baru, kalau ada kewajiban yang belum selesai jangan berhenti untuk melanjutkan sekolah," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sugiyanto nekat menjajakan ginjalnya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, untuk menebus ijazah SMP dan SMA anaknya, Sarah Melanda Ayu (19).

Pihak Pondok Pesantren Asyiriah Nurul Iman membantah tudingan telah menahan ijazah Sarah demi mendapatkan uang tebusan sebesar Rp17 juta, seperti yang disampaikan Sugiyanto.

Kebijakan menahan ijazah tersebut murni karena Sarah melanggar aturan sehingga harus menjalankan konsekuensi yang telah disepakati sejak awal ketika masuk ke lembaga pendidikan tersebut. (Okz/Git - KR)